Development Environment Setup¶
π Overview¶
Halaman ini menjelaskan proses Setup pada project Personal Site.
Tahap Setup terdiri atas aktivitas persiapan lingkungan pengembangan, instalasi software, inisialisasi project, konfigurasi awal, dan verifikasi lingkungan pengembangan.
Berbeda dengan dokumentasi How-To, halaman ini tidak menjelaskan cara menggunakan setiap teknologi, melainkan menjelaskan bagaimana teknologi tersebut diterapkan pada project Personal Site.
π Setup at a Glance¶
Tahap Setup terdiri dari beberapa aktivitas berikut.
| Activity | Purpose |
|---|---|
| π₯οΈ Prepare Development Environment | Menyiapkan workstation pengembangan. |
| π§° Install Required Software | Menyiapkan software yang digunakan project. |
| π Initialize Personal Site | Menyiapkan repository dan struktur dasar project. |
| βοΈ Configure Personal Site | Menerapkan konfigurasi awal project. |
| β Verify Environment | Memastikan seluruh komponen siap digunakan. |
π Setup Workflow¶
Diagram berikut menggambarkan alur proses Setup sebelum project memasuki tahap Development.
flowchart LR
A["π₯οΈ Prepare Development<br/>Environment"]
--> B["π§° Install Required<br/>Software"]
B --> C["π Initialize Personal<br/>Site"]
C --> D["βοΈ Configure Personal<br/>Site"]
D --> E["β
Verify<br/>Environment"]
π₯οΈ Prepare Development Environment¶
Purpose
Menyiapkan workstation yang akan digunakan sebagai lingkungan pengembangan project.
Implementation
Project Personal Site menerapkan konfigurasi lingkungan pengembangan berikut.
| Component | Configuration |
|---|---|
| Platform | Linux Workstation |
| Code Editor | Visual Studio Code |
| Version Control | Git |
| Static Site Generator | Hugo (Extended) |
| Container Runtime | Podman |
Detail instalasi dan konfigurasi setiap komponen dijelaskan pada dokumentasi How-To.
Verification
Pastikan workstation siap digunakan untuk aktivitas pengembangan.
Engineering Notes
Konfigurasi lingkungan pengembangan dikelola secara terpisah sehingga proses setup dapat direproduksi secara konsisten pada workstation lain apabila diperlukan.
π§° Install Required Software¶
Purpose
Menyiapkan software yang digunakan selama siklus pengembangan.
Implementation
Project Personal Site menggunakan software berikut sebagai bagian dari lingkungan pengembangan.
| Software | Project Usage |
|---|---|
| Git | Mengelola source code dan version history. |
| Hugo (Extended) | Membangun static website. |
| Visual Studio Code | Lingkungan pengembangan utama. |
| Podman | Menjalankan website pada container lokal. |
Seluruh software diinstal dan dikonfigurasi mengikuti panduan pada dokumentasi How-To.
References
- How-To β Git
- How-To β Hugo
- How-To β Visual Studio Code
- How-To β Podman
Verification
Pastikan seluruh software telah tersedia dan dapat digunakan.
Engineering Notes
Versi software dikelola secara independen sehingga proses upgrade dapat dilakukan tanpa memengaruhi struktur project.
π Initialize Personal Site¶
Purpose
Menyiapkan repository dan struktur dasar project Personal Site.
Implementation
Project Personal Site menggunakan Gitea sebagai Source Repository.
Repository dibuat terlebih dahulu pada Gitea, kemudian di-clone ke workstation untuk membentuk working directory sebagai area pengembangan lokal.
Project Personal Site selanjutnya diinisialisasi menggunakan Hugo di dalam working directory sehingga seluruh histori pengembangan dapat dikelola melalui Git sejak commit pertama.
Setelah struktur project berhasil dibuat, working directory dibuka menggunakan Visual Studio Code sebagai lingkungan pengembangan utama.
References
- How-To β Git β Create Repository
- How-To β Git β Clone Repository
- How-To β Hugo β Create Project
Verification
Pastikan:
- Source Repository tersedia.
- Struktur project Personal Site berhasil dibuat.
- Project dapat dibuka menggunakan Visual Studio Code.
Engineering Notes
Source Repository menjadi Single Source of Truth untuk seluruh source code, konfigurasi, dan dokumentasi project.
βοΈ Configure Personal Site¶
Purpose
Menerapkan konfigurasi awal yang menjadi dasar implementasi project.
Implementation
Konfigurasi awal yang diterapkan pada project meliputi:
- Memilih Hugo Theme sebagai dasar tampilan website.
- Menyesuaikan konfigurasi
hugo.toml. - Menyusun struktur direktori konten.
- Mengintegrasikan theme menggunakan Git Submodule apabila berasal dari repository eksternal.
Konfigurasi awal mencerminkan keputusan implementasi yang spesifik untuk project Personal Site dan dapat berkembang sesuai kebutuhan project.
References
- How-To β Hugo β Configure Hugo
- How-To β Hugo β Install Theme
- How-To β Git β Git Submodule
Verification
Pastikan:
- Konfigurasi Hugo berhasil dimuat.
- Theme berhasil diterapkan.
- Struktur project sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Engineering Notes
Konfigurasi project dipisahkan dari source code theme sehingga proses pemeliharaan dan upgrade theme dapat dilakukan secara lebih mudah.
β Verify Environment¶
Purpose
Memastikan seluruh lingkungan pengembangan siap digunakan.
Implementation
Verifikasi dilakukan setelah seluruh aktivitas Setup selesai untuk memastikan lingkungan pengembangan siap digunakan.
| Component | Verification |
|---|---|
| Git | Source Repository dapat diakses. |
| Hugo | Project dapat dijalankan tanpa error. |
| Theme | Theme berhasil dimuat. |
| Visual Studio Code | Workspace dapat dibuka dengan benar. |
| Podman | Runtime tersedia untuk deployment lokal. |
Engineering Notes
Tahap ini menjadi checkpoint terakhir sebelum proses Development dimulai.
π¦ Setup Output¶
Tahap Setup menghasilkan output berikut.
| Artifact | Description |
|---|---|
| Development Environment | Workstation dan software siap digunakan. |
| Source Repository | Repository project telah diinisialisasi pada Gitea. |
| Personal Site Project | Struktur dasar project berhasil dibuat. |
| Initial Configuration | Konfigurasi awal project telah diterapkan. |
Output tersebut menjadi input pada tahap Development.
βΆοΈ Next Steps¶
Setelah proses Setup selesai, project memasuki tahap Development.
Pada tahap tersebut dilakukan pengembangan konten, penyesuaian tampilan, serta implementasi fitur yang akan membentuk website Personal Site.
π Related Documentation¶
| Documentation | Description |
|---|---|
| Requirements | Kebutuhan lingkungan pengembangan. |
| Technology Stack | Teknologi yang digunakan project. |
| Architecture | Desain solusi project. |
| Development | Tahap pengembangan setelah Setup selesai. |
π Summary¶
Pada halaman ini telah dijelaskan:
- Persiapan lingkungan pengembangan.
- Software yang digunakan oleh project.
- Inisialisasi project Personal Site.
- Konfigurasi awal project.
- Verifikasi lingkungan pengembangan.
- Output yang dihasilkan dari tahap Setup.
Dengan selesainya tahap Setup, seluruh lingkungan pengembangan telah siap digunakan.
Tahap berikutnya adalah Development, yaitu mengembangkan konten, melakukan kustomisasi tampilan, dan mengimplementasikan fitur sesuai kebutuhan project.