Install Theme¶
π Get Started¶
Panduan ini menjelaskan cara menginstal Hugo Theme pada project Hugo.
Hugo menyediakan berbagai pilihan theme yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pengembangan website tanpa harus membuat tampilan dari awal.
Pada panduan ini digunakan Ananke, yaitu theme bawaan yang direkomendasikan oleh dokumentasi resmi Hugo.
Setelah menyelesaikan panduan ini, project Hugo siap dijalankan menggunakan theme Ananke.
π Prerequisites¶
Pastikan project Hugo telah berhasil dibuat.
Apabila belum, ikuti panduan berikut.
Pastikan Git telah terinstal.
Contoh output.
βΆοΈ Procedure¶
Clone Theme Repository¶
Klik Hugo Themes untuk melihat list theme yang tersedia. Contoh misalnya ananke.
Clone repository Ananke ke direktori themes.
Contoh output.
Configure Hugo Theme¶
Buka file konfigurasi Hugo.
Perbarui konfigurasi berikut.
Engineering Notes
Parameter theme menentukan Hugo Theme yang digunakan saat proses build maupun saat menjalankan Development Server.
Apabila menggunakan theme yang berbeda, ubah nilai parameter tersebut sesuai nama direktori theme pada folder themes.
Review Theme Directory¶
Tampilkan struktur direktori themes.
Contoh output.
themes/
βββ ananke
βββ archetypes
βββ assets
βββ layouts
βββ static
βββ theme.toml
Pastikan repository Ananke berhasil diunduh.
β Verification¶
Pastikan theme berhasil dikloning.
Contoh output.
Periksa konfigurasi Hugo.
Contoh output.
Verification
Hugo Theme berhasil diinstal dan siap digunakan.
π‘ Engineering Notes¶
Hugo Theme dapat diinstal dengan beberapa metode, seperti Git Clone, Git Submodule, maupun mengunduh source code secara manual.
Pada panduan ini digunakan Git Clone karena lebih sederhana dan mudah dipahami.
Untuk kebutuhan production, penggunaan Git Submodule lebih disarankan karena memudahkan proses update theme tanpa mencampurkan source code project dengan source code theme.
Panduan penggunaan Git Submodule akan dibahas pada dokumen terpisah.