Skip to content

Stage 04 β€” Assess Tomcat Monitoring Engineering Journal

Field Value
Project Tomcat Monitoring Workflow Review
Review Area Tomcat Monitoring Engineering Journal
Activity Type Discovery and Assessment
Record Type Live
Working Mode Read-only; only this working record may be updated
Status Completed
Activity Date 2026-08-20
Recorded Date 2026-08-20
Completed Date 2026-08-20
Owner Project owner
Approved By Project owner
Approval Date 2026-08-20

Objective

Menilai Engineering Journal Tomcat Monitoring berdasarkan Engineering Journal Standards yang disetujui pada Stage 03, lalu menentukan koreksi yang diperlukan sebelum pekerjaan teknis project dilanjutkan.

Background

Engineering Journal Tomcat Monitoring dibuat setelah sebagian diskusi desain dan implementasi JMX Exporter telah berlangsung. Akibatnya, jurnal sudah menceritakan arah teknis project dengan cukup baik, tetapi sebagian catatan ditulis secara retrospektif menggunakan template lama.

Stage 03 menetapkan activity types, information model, record type Live dan Reconstructed, authorization metadata, base sections, conditional sections, serta completion criteria baru. Stage 04 memeriksa jurnal yang ada terhadap baseline tersebut tanpa langsung menulis ulang histori.

Scope

Assessment meliputi:

  • Project Engineering Journal index;
  • Phase index runtime-monitoring-foundation;
  • TN-001 sampai TN-004;
  • ADR, project documentation, How-to, dan source repository yang diperlukan untuk memeriksa traceability serta evidence; dan
  • Kesiapan governance AI sebelum implementasi berikutnya.

Stage ini tidak mengubah Engineering Journal Tomcat Monitoring, project documentation, ADR, How-to, source repository, atau runtime.

Inputs

Input Purpose
Engineering Journal Standards Menjadi baseline lifecycle, struktur, metadata, dan review requirements.
Stage 01 working lifecycle Menjadi baseline urutan kerja dan approval gate.
Stage 02 standards design Menjadi baseline keputusan desain standar.
Tomcat Monitoring Engineering Journal Menjadi object utama assessment.
TM-ADR-0001 Memeriksa traceability keputusan embedded monitoring instrumentation.
Project documentation Memeriksa konsolidasi current state dan consistency status.
Repository tomcat-jmx-exporter Memeriksa commit, remote tracking, dan batas evidence source terbaru.
Filesystem timestamps Membantu mengidentifikasi catatan yang dibuat setelah activity date.

Findings

Overall assessment

Jurnal sudah memiliki fondasi yang berguna:

  • Kebutuhan project, alasan embedded monitoring, topology, dan security boundary dapat dipahami;
  • Repository boundary antara tomcat, tomcat-jmx-exporter, dan tomcat-monitoring sudah jelas;
  • TN-002 mempertahankan masalah implementasi dan hasil perbaikannya;
  • TN-003 memisahkan publikasi source dari implementasi image;
  • TN-004 membatasi perubahan pada self-documentation dan mencatat commit publikasi; serta
  • Journal index, phase index, numbering, navigation, dan ADR linkage tersedia.

Gap utama terdapat pada provenance catatan, penggunaan template lama, authorization record, dan ketepatan batas klaim verification.

Standards compliance

Standard Area Assessment Finding Required Direction
Journal starting point Partial Kebutuhan awal tersedia pada TN-001, tetapi disajikan sebagai narasi final dan bukan curated discovery record. Nyatakan sifat reconstructed dan bedakan inputs, findings, alternatives, risks, serta open questions.
Activity type Not aligned Seluruh TN memakai template implementasi yang sama. Tetapkan TN-001 sebagai Discovery and Assessment; TN-002 sampai TN-004 sebagai Implementation.
Record type Missing Metadata belum membedakan Live dan Reconstructed. Gunakan Reconstructed untuk TN-001 sampai TN-004 disertai reconstruction disclosure.
Dates Ambiguous Satu field Date mencampur activity date, recorded date, dan completion timing. Pisahkan Activity Date dan Recorded Date; jangan mengarang tanggal yang tidak memiliki evidence.
Owner Missing Pihak yang bertanggung jawab terhadap hasil aktivitas belum dicatat. Tambahkan Owner berdasarkan ownership yang dapat dikonfirmasi.
Authorization Missing TN perubahan belum mencatat working mode dan approval. Tambahkan authorization metadata hanya jika evidence approval tersedia; jika tidak, nyatakan keterbatasannya.
Base sections Partial Objective, Background, Scope, dan Related Documentation tersedia; Outcome belum menjadi section tersendiri. Tambahkan Outcome tanpa mengubah hasil historis.
Conditional sections Not aligned TN-001 menggunakan Prerequisites, Implementation, dan Verification seolah-olah aktivitas implementasi. Normalisasi struktur discovery tanpa menulis ulang diskusi sebagai live chronology.
Information classification Missing Fact, assumption, alternative, risk, open question, recommendation, dan accepted decision belum dibedakan secara eksplisit. Klasifikasikan hanya informasi yang didukung isi dan evidence yang tersedia.
Verification evidence Partial Method, expected result, dan actual result tersedia, tetapi evidence belum menjadi elemen konsisten. Tambahkan evidence atau reference yang mendukung klaim teknis.
Completion criteria Needs review Seluruh TN berstatus Completed berdasarkan template lama. Evaluasi ulang status berdasarkan activity type dan evidence aktual.
Current-state handoff Partial Project documentation sudah diperbarui, tetapi beberapa status menggabungkan source terbaru dengan image lama. Koreksi status agar source, image, test, dan deployment dapat dibedakan.
Security Aligned Secret dan runtime TLS material dinyatakan terpisah dari Git dan image. Pertahankan.
Navigation Aligned Index, phase, numbering, .pages, ADR, dan related links tersedia. Pertahankan.

Record classification

Record Proposed Activity Type Proposed Record Type Assessment
Journal index Project journal index Current navigation record Struktur dan boundary sudah sesuai; deskripsi Technical Note masih terlalu berorientasi pada implementasi.
Phase index Phase index Current phase summary Alur dapat dipahami, tetapi source result dan image verification perlu dipisahkan.
TN-001 Discovery and Assessment Reconstructed Menyatukan request intake, brainstorming, assessment, decision handoff, dan documentation consolidation dalam struktur implementasi lama.
TN-002 Implementation Reconstructed Implementasi dan troubleshooting kuat; metadata, authorization, evidence, dan Outcome perlu dinormalisasi.
TN-003 Implementation Reconstructed Initial publication tercatat; independent remote read saat itu belum berhasil, tetapi TN-004 kemudian memberi evidence origin/main.
TN-004 Implementation Reconstructed Source terbaru dipublikasikan, tetapi smoke test menggunakan local image yang dibangun sebelum commit self-documentation.

Provenance and chronology

Seluruh TN menggunakan Date 2026-08-15. Filesystem metadata menunjukkan:

Record Activity Date in TN Filesystem Modified Time Interpretation
TN-001 2026-08-15 2026-08-18 Catatan diperbarui setelah activity date dan setelah pembentukan desain.
TN-002 2026-08-15 2026-08-17 Catatan dibuat atau diperbarui setelah implementasi yang diceritakan.
TN-003 2026-08-15 2026-08-17 Catatan dibuat atau diperbarui setelah initial publication.
TN-004 2026-08-15 2026-08-17 Catatan dibuat atau diperbarui setelah perubahan self-documentation.

Filesystem modified time bukan bukti absolut tanggal pertama dokumen dibuat, tetapi cukup menunjukkan bahwa satu field Date tidak menjelaskan provenance secara memadai. TN-001 juga menyatakan status Completed setelah TM-ADR-0001 diterbitkan, sedangkan ADR tersebut bertanggal 2026-08-18. Karena itu, completion TN-001 tidak boleh ditampilkan seolah-olah telah terjadi pada 2026-08-15.

Verification boundary

Evidence repository saat assessment menunjukkan:

Evidence Observed Result
Current local source Branch main pada commit d392717.
Remote containment origin/main memuat commit d392717.
Initial source Commit 82175bb menjadi initial commit.
Self-documentation change Commit d392717 mengubah sembilan file dan dipublikasikan.
Local image verification TN-002 mencatat image localhost/tomcat-jmx-exporter:1.0.0 dibangun dan lulus HTTPS/JVM smoke test.
Current source build Belum terdapat evidence bahwa commit d392717 dibangun ulang menjadi image.
Current source smoke test TN-004 menjalankan test terhadap local image yang sudah tersedia, bukan image hasil clean build dari commit d392717.

Kesimpulan yang didukung evidence adalah:

  1. Source terbaru telah dipublikasikan dan validation perubahan self-documentation telah lulus.
  2. Derived image versi sebelumnya telah dibangun dan lulus local HTTPS serta JVM metrics smoke test.
  3. Clean build dan smoke test dari current source d392717 belum terverifikasi.

Karena itu, kalimat Tomcat JMX Exporter source β€” Published to Gitea; build and smoke test passed menggabungkan dua revision boundary. Status tersebut perlu dipisahkan tanpa menghilangkan evidence bahwa image sebelumnya memang telah lulus smoke test.

Smoke test yang tersedia juga membuktikan exporter scrape dan JVM metric jvm_memory_heap_used_bytes. Evidence belum membuktikan Tomcat-specific MBean metric, Prometheus scrape menggunakan production CA, Telegraf health check, atau end-to-end alert flow.

Documentation handoff

Output Condition
Architecture Topology, monitoring flow, security boundary, dan component responsibility tersedia.
Development Repository boundary dan source status tersedia, tetapi build statement perlu revision boundary yang lebih jelas.
Infrastructure Local image result dan pending platform components tersedia.
CI/CD Target workflow tersedia dan seluruh pipeline result dinyatakan belum terverifikasi.
ADR TM-ADR-0001 berstatus Accepted dan menjelaskan alasan embedded monitoring instrumentation.
Root How-to Reusable JMX Exporter Java Agent procedure belum tersedia meskipun telah menjadi follow-up TN-001 dan TN-002.

AI governance readiness

AGENTS.md belum tersedia pada repository devops-handbook, tomcat, tomcat-jmx-exporter, maupun tomcat-monitoring. Kondisi ini tidak membatalkan hasil teknis yang sudah ada, tetapi implementation berikutnya belum memiliki repository-level governance mengenai boundary, allowed actions, approval, verification command, dan stop condition untuk AI.

Assumptions

Assumption State Basis
TN-001 sampai TN-004 merupakan reconstructed records. Supported Activity date lebih awal daripada filesystem modified time dan isi ditulis sebagai rangkuman aktivitas yang sudah selesai.
Filesystem modified date sama dengan recorded date pertama. Open Modified time dapat berubah dan tidak membuktikan creation time secara absolut.
Approval source changes diberikan project owner melalui percakapan. Supported but incomplete Communication context menunjukkan instruksi perubahan, tetapi metadata approval belum dicatat pada TN.

Alternatives

Alternative Assessment State
Menulis ulang seluruh TN seolah-olah menggunakan standar baru sejak awal Menghasilkan tampilan seragam tetapi berisiko memalsukan chronology dan menghilangkan bentuk historical record. Rejected
Membiarkan seluruh TN sebagai legacy record tanpa koreksi Mempertahankan histori tetapi membiarkan ambiguity tanggal, status, dan evidence. Rejected
Melakukan controlled normalization dan mencatatnya pada TN baru Mempertahankan substansi historis sambil menambahkan metadata, disclosure, Outcome, dan factual correction yang dapat ditelusuri. Recommended

Risks

Risk State Mitigation
Normalisasi retroaktif terlihat seperti live recording Open Tandai TN lama sebagai Reconstructed dan jelaskan sumber serta keterbatasannya.
Status source dan image tetap tercampur Open Pisahkan source publication, source validation, image build, image smoke test, dan deployment status.
Perubahan format menghapus konteks penting Open Pertahankan nomor, judul, technical evidence, failed attempt, dan original activity date.
Verification baru tercampur dengan koreksi dokumentasi Open Jalankan clean build dan smoke test pada Technical Note verification terpisah.
Implementasi AI berikutnya berjalan tanpa governance permanen Open Siapkan dan setujui AGENTS.md sebelum perubahan source atau runtime berikutnya.

Open Questions

  1. Apakah filesystem modified time boleh digunakan sebagai Recorded Date dengan disclosure, atau recorded date perlu ditetapkan sebagai Unknown?
  2. Apakah normalization TN-001 sampai TN-004 dilakukan terbatas pada metadata, reconstruction notice, evidence boundary, dan Outcome, atau TN-001 juga direstrukturisasi penuh menggunakan conditional sections discovery?
  3. Apakah pembuatan AGENTS.md ditempatkan sebelum atau sesudah journal normalization? Rekomendasi assessment adalah sesudah normalization tetapi sebelum technical implementation berikutnya.

Recommendation

Gunakan controlled normalization pada stage berikutnya dengan urutan:

  1. Buat TN baru berjenis Documentation Consolidation untuk mencatat alasan, scope, dan evidence normalisasi jurnal.
  2. Tambahkan activity type, record type, activity date, recorded date atau disclosure Unknown, owner, dan authorization metadata yang dapat dibuktikan pada TN-001 sampai TN-004.
  3. Tambahkan reconstruction notice dan Outcome tanpa mengubah technical result yang benar-benar terjadi.
  4. Koreksi batas klaim verification antara source d392717 dan local image hasil build sebelumnya.
  5. Perbarui journal index, phase index, dan current-state project status agar source, image, test, CI, serta deployment menjadi status terpisah.
  6. Pertahankan clean build dan smoke test current source sebagai aktivitas verification baru; jangan menyisipkannya ke histori TN-004.
  7. Siapkan repository-level AGENTS.md sebelum technical implementation berikutnya dimulai.

Decision Handoff

Project owner perlu menyetujui atau mengoreksi:

  1. Penggunaan controlled normalization sebagai strategi perbaikan;
  2. Perlakuan Recorded Date untuk reconstructed records;
  3. Kedalaman restrukturisasi TN-001;
  4. Koreksi status source dan image berdasarkan revision boundary;
  5. Pembuatan TN Documentation Consolidation untuk mencatat normalisasi; dan
  6. Penempatan AGENTS.md sebelum technical implementation berikutnya.

Keputusan ini tidak memerlukan ADR karena mengatur tata kelola dokumentasi dan tidak mengubah arsitektur Tomcat Monitoring.

Decision result

Project owner menyetujui kelanjutan ke Stage 05 dengan keputusan berikut:

  1. Gunakan controlled normalization dan pertahankan substansi historis.
  2. Gunakan Unknown untuk recorded date yang tidak dapat dibuktikan; filesystem modified time hanya menjadi supporting evidence.
  3. Pertahankan struktur historis TN-001 dan tambahkan mapping ke standar baru, bukan menulis ulang diskusi seolah-olah direkam secara live.
  4. Pisahkan status source, image build, smoke test, CI, dan deployment.
  5. Buat TN Documentation Consolidation untuk mencatat normalisasi.
  6. Tempatkan pembuatan AGENTS.md setelah normalisasi dan sebelum technical implementation berikutnya.

Outcome

Assessment menemukan bahwa jurnal memiliki substansi teknis yang layak dipertahankan, tetapi belum memenuhi model provenance, activity type, conditional sections, authorization, dan evidence boundary pada standar baru.

Stage 04 dinyatakan Completed setelah project owner menyetujui controlled normalization dan melanjutkan pekerjaan ke Stage 05. Tidak ada Engineering Journal, project documentation, source, atau runtime yang diubah selama assessment.