Project Structure¶
π Get Started¶
Setelah project berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah memahami struktur direktori dan file yang digunakan oleh MkDocs. Memahami struktur project akan memudahkan proses pengembangan, pemeliharaan, dan deployment dokumentasi.
π― Learning Objectives¶
Setelah menyelesaikan panduan ini, Anda akan mampu:
- Memahami struktur project MkDocs.
- Menjelaskan fungsi setiap direktori dan file.
- Membedakan source documentation dan build output.
- Menggunakan struktur project yang mudah dipelihara.
π Workflow¶
flowchart LR
A["Create Project"]
--> B["Review Project Structure"]
B --> C["Understand Components"]
C --> D["Ready for Configuration"]
π Prerequisites¶
Pastikan:
| Component | Description |
|---|---|
| MkDocs | Telah terinstal |
| Project MkDocs | Sudah dibuat |
| Terminal | Bash atau shell lainnya |
βΆοΈ Procedure¶
Review the Default Project Structure¶
Masuk ke direktori project.
Lihat struktur project.
Contoh output.
Struktur tersebut merupakan project minimal yang diperlukan untuk menjalankan MkDocs.
Understand the Source Directory¶
Direktori docs/ digunakan untuk menyimpan seluruh dokumentasi dalam format Markdown.
Contoh.
docs/
βββ index.md
βββ installation.md
βββ configuration.md
βββ deployment.md
Seluruh file Markdown pada direktori ini akan diproses saat menjalankan proses build.
Understand the Configuration File¶
File konfigurasi utama MkDocs adalah:
File ini digunakan untuk mengatur berbagai konfigurasi website, seperti:
- Site Information
- Navigation
- Theme
- Plugins
- Markdown Extensions
- Repository Information
- Extra Configuration
Seluruh konfigurasi website dikelola melalui file ini.
Understand the Build Output¶
Jalankan proses build.
MkDocs akan membuat direktori baru.
Direktori site/ berisi website statis yang siap dipublikasikan.
Sebagai contoh.
Direktori ini dibuat secara otomatis setiap kali menjalankan proses build.
Review the Recommended Project Structure¶
Seiring bertambahnya jumlah dokumentasi, struktur project dapat disusun menjadi lebih terorganisir.
Sebagai contoh.
my-project/
βββ docs/
β βββ index.md
β βββ how-to/
β β βββ git/
β β βββ mkdocs/
β β βββ hugo/
β β βββ podman/
β βββ projects/
β βββ adr/
β βββ assets/
β
βββ overrides/
βββ site/
βββ mkdocs.yml
Struktur tersebut memudahkan pengelolaan dokumentasi ketika jumlah halaman semakin banyak.
β Verification¶
Pastikan struktur project tersedia.
Pastikan file konfigurasi tersedia.
Pastikan direktori source tersedia.
Jalankan proses build.
Pastikan direktori berikut berhasil dibuat.
Verification
Struktur project dinyatakan berhasil apabila:
- Direktori
docs/tersedia. - File
mkdocs.ymltersedia. - Direktori
site/berhasil dibuat. - Seluruh struktur project dapat dikenali dengan baik.
π‘ Technology Notes¶
- Direktori
docs/merupakan sumber utama dokumentasi. - File
mkdocs.ymlmerupakan pusat konfigurasi MkDocs. - Direktori
site/merupakan hasil proses build dan tidak disarankan untuk diedit secara langsung. - Perubahan sebaiknya selalu dilakukan pada source documentation, kemudian dibangun kembali menggunakan
mkdocs build.
βΆοΈ Next Steps¶
Setelah memahami struktur project, tahap berikutnya adalah mengonfigurasi website menggunakan file mkdocs.yml.
π Related Documents¶
| Document | Description |
|---|---|
| Configuration | Mengonfigurasi website MkDocs. |
| Writing Documentation | Menulis dokumentasi menggunakan Markdown. |
π Summary¶
Pada panduan ini Anda telah mempelajari:
- Struktur project MkDocs.
- Fungsi direktori
docs/. - Fungsi file
mkdocs.yml. - Fungsi direktori
site/. - Struktur project yang direkomendasikan.
Project sekarang siap untuk dikonfigurasi sesuai kebutuhan.